#Bimbingan Keduapuluh Dua 
#Jangan Mengangkat Suara Melebihi Kebutuhan 
 
Di antara wasiat Luqman Al-Hakim adalah sebagaimana yang dikisahkan oleh Allah 'azza wa jalla dalam surat Luqman, tatkala dia berkata kepada anaknya 
Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai. (Luqman: 19) 
Al-Imam Ibnu Katsir berkata dalam Tafsir-nya III/44: 
"Firman Allah 'azza wa jalla : 'dan lunakkanlah suaramu', maknanya adalah jangan berlebihan dalam berbicara dan jangan mengangkat suaramu dengan perkataan yang tidak ada faidahnya, oleh karena itulah Allah berfirman: 
~'Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.' 
Al-Imam Mujahid dan yang lainnya mengatakan : 'Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keledai, yakni yang paling buruk dari mengangkat suara adalah yang kerasnya menyerupai suara keledai, di samping itu merupakan sesuatu yang dibenci oleh Allah subhanahu wa ta'ala . Penyerupaan yang seperti ini mengandung pengharaman dan celaan yang sangat keras terhadapnya, karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : 
|Tidak ada bagi kami permisalan yang jelek. Permisalan seorang yang meminta kembali suatu pemberian yang diberikannya kepada orang lain itu seperti anjing yang muntah kemudian menjilat kembali muntahannya tadi. (HR. Al- Bukhari, Ahmad, An-Nasa'i, At-Tirmidzi, Ath-Thahawi, Al-Baihaqi, dari shahabat Ibnu Abbas, dan dari shahabat Abu Bakr, sebagaimana dalam Shahihul Jami' no. 5426. Dan lafazh yang seperM ini adalah lafazh An-Nasa'i dalam As-Sunan Al-Kubra IV/124) 
Maka dari sini jelaslah bahwa seorang muslim itu tidaklah mengangkat suaranya melebihi kebutuhan atau berbicara yang tidak ada faidahnya. 
